Lewati ke konten utama

FAQ Kalkulator kWh

Setiap pertanyaan punya alamat sendiri, jadi Anda bisa membagikan tautan langsung ke jawaban yang dimaksud.

Kapan Kalkulator kWh bisa dipakai?

Segera hadir di Google Play. Belum ada tanggal pastinya; perkembangannya ditulis di halaman changelog.

Bagaimana cara kerja hitungannya?

Setiap alat dihitung dengan rumus (watt × jam per hari × jumlah) ÷ 1.000 untuk mendapat kWh harian. Total kWh harian dikali 30 hari menjadi pemakaian bulanan, lalu dikali tarif Anda menjadi estimasi rupiah per hari, bulan, dan tahun.

Dari mana saya mengetahui angka watt alat saya?

Biasanya tertera pada label atau stiker alat, misalnya besi 300 W. Kalau tidak ada, cari nama alat beserta watt di internet, atau ukur dengan alat ukur listrik.

Bagaimana memilih tarif?

Preset golongan PLN mengisi tarif per kWh dengan cepat, sedangkan kolom tarif manual memungkinkan Anda mengisi sendiri nilainya.

Apakah hasil hitungannya sama persis dengan tagihan PLN?

Tidak selalu. Tagihan asli bergantung pada pembacaan meter, PPJ, biaya langganan, dan tarif yang berlaku saat pembacaan.

Apakah data alat saya dikirim ke server?

Tidak. Data berada di penyimpanan lokal perangkat Anda dan tidak ada pengiriman telemetry ke server mana pun.

Apakah tersedia untuk iPhone?

Saat ini baru Android. Versi lain ditinjau setelah versi Android stabil.

Pertanyaan saya belum terjawab